Pemerintah menjamin "pelayanan" kesehatan untuk semua warga negara dan "permanent resident" (penduduk tetap, bukan warga negara) yang bermukim di Singapura.
Pertanyaannya kemudian: Siapa yang membiayainya?
Apa maksud pertanyaan:"Asuransi Kesehatan Bisa Memperkaya Pasien di Singapura?"
Yang membiayai pelayanan kesehatan rakyat itu berasal dari 3 komponen utama, yaitu:
- Pemerintah Singapura
- Penduduk (pasien) Singapura
- Tempat kerja: perusahaan swasta, BUMN atau pemerintah (ASN/ PNS).
# Posting penting:
Pembiayaan itu tentu saja melalui "Asuransi Kesehatan." Ada 3 jenis Asuransi Kesehatan di Singapura:
- MediShield Life, asuransi wajib, menutupi biaya kesehatan dasar (umum).
- MediSave, semacam tabungan, duit dari pasien + tempat kerja + pemerintah.
- MediFund, ditanggung pemerintah untuk yang kurang mampu.
Untuk MediSave, baik pekerja (karyawan) dan perusahaan punya kontribusi yang sama. Misalnya karyawan dipotong gajinya 10%, perusahaan juga ngasi 10%. Uang ini dikasi ke pemerintah.
Anggap gaji karyawan $3000, dipotong 10%, besarnya $300. Perusahaan ngasi $300. Nah uang $600 ini kemudian dikasi ke pemerintah.
Diapakan oleh pemerintah uang sebanyak $600 per bulan tersebut?
Tergantung dengan kondisi ekonomi, pemerintah bisa memberi bungan sebesar 10%. Mirip dengan uang tabungan deposito.
Uang ini bisa dipakai untuk biaya kesehatan keluarga karyawan seperti istri dan anak anak.
Nah, jika uang tersebut tidak terpakai, karena tidak ada anggota keluarga sakit, bagaimana ceritanya?
Tentu saja uang tersebut akan menumpuk seperti tabungan atau deposito. Baik uang bulanan dan bunganya terus mengalir, dan akan menyebabkan total uangnya bertumpuk.
Anggap, sekali lagi, anggap saja, uang tersebut tidak terpakai selama 15 tahun, maka jumlah uang totalnya sebesar Sing$ 322 ribu.
Jika dirupiahkan sebesar Rp 3,8 milyar. Angka yang lumayan besar!
Dengan demikian, Asuransi Kesehatan Singapura Bisa Memperkaya Pasien!
Bagaimana menurut anda?
## Posting sebelumnya: